Gula reduksi adalah gula yang memiliki gugus aldehid (aldosa) atau keton (ketosa) bebas (Makfoeld dkk, 2002). Aldosa mudah teroksidasi menjadi asam aldonat, sedangkan ketosa hanya dapat bereaksi dalam suasana basa (Fennema, 1996). Secara umum, reaksi tersebut digunakan dalam penentuan gula secara kuantitatif. Penggunaan larutan Fehling merupakan metode pertama dalam penentuan gula secara kuantitatif. Larutan fehling merupakan larutan alkalin yang mengandung tembaga (II) yang mengoksidasi aldosa menjadi aldonat dan dalam prosesnya akan tereduksi menjadi tembaga (I), yaitu Cu2O yang berwarna merah bata dan mengendap. Maltosa dan laktosa adalah contoh gula reduksi.
Reaksi antara gugus karbonil gula pereduksi dengan gugus amino protein disebut reaksi maillard yang menghasilkan warna coklat pada bahan, yang dikehendaki atau malah menjadi pertanda penurunan mutu. Warna coklat pada penggorengan ubi jalar dan singkong, serta pencoklatan pencoklatan yang indah dari berbagai roti adalah warna yang dikehendaki (Winarno, 2002). Dengan kata lain, dalam kimia pangan gula reduksi berkontribusi membentuk warna coklat apabila berikatan dengan asam amino.
Minggu, 12 Desember 2010
tugas pengmbangan produk
1. Inovative Products
Atau biasa dikenal dengan new product adalah produk baru yang diciptakan berdasarkan perkembangan pengetahuan dan pengalaman yang digunakan untuk menciptakan atau untuk memperbaiki produk yang mempunyai nilai yang berarti.
Contohnya : dulunya sirup ABC hanya terdiri dari dua rasa yaitu jeruk dan anggur tetapi sekarang sudah ada rasa pandan
2. Creative product
Produk yang dihasilkan melalui buah pikir manusia yang disesuaikan dengan kebutuhan dan estetika manusia itu sendiri .
Contohnya : suatu perusahaan memproduksi gula yang sengaja dibuat untuk penderita diabetes yang aman untuk dikonsumsi
3. Line extension
sebuah strategi yang mengenalkan sebuah produk baru melalui atau dibawah naungan suatu produk yang memiliki merek atau brand yang telah ada sebelumnya dengan tujuan untuk meningkatkan segmentasi pasar.
Contohnya : PT ISM bogasari memproduksi tepung terigu merk segitiga emas padahal sebelumnya mereka sudah memproduksi merk segitiga biru
4.Clones atau Competitive Entry Products
Membuat produk yang sama dengan produk yang sudah ada tapi tidak dilakukan penambahan nilai untuk konsumen
Contoh :
5.Equity Transfer Products
produk yang muncul dari proses pengalihan nilai satu produk / layanan lain di bawah merek yang sama, apakah produk dalam kategori yang sama atau tidak.
Contohnya :
6. Convertion Items
Perubahan dari suatu sistem produksi yang ada dalam suatu perusahaan dimana perusahaan memproduksi suatu produk untuk mengganti produk yang lain
Contohnya : suatu perusahaan yang dulunya menghasilkan produk berupa coklat dalam bentuk pasta tapi sekarang sudah berubah menghasilkan produk dalam bentuk padat
7. Temporary items
produk yang ada pada waktu tertentu, tapi akan hilang jika suatu event atau peristiwa telah berakhir dan biasanya produknya hanya itu-itu saja.
Contohnya : ketupat yang dibuat hanya pada hari raya Lebaran
8. Reformation of Existing Products
Perubahan yang terjadi pada produk yang sudah ada baik bentuk, ukuran, ataupun rasa.
Contohnya :
Atau biasa dikenal dengan new product adalah produk baru yang diciptakan berdasarkan perkembangan pengetahuan dan pengalaman yang digunakan untuk menciptakan atau untuk memperbaiki produk yang mempunyai nilai yang berarti.
Contohnya : dulunya sirup ABC hanya terdiri dari dua rasa yaitu jeruk dan anggur tetapi sekarang sudah ada rasa pandan
2. Creative product
Produk yang dihasilkan melalui buah pikir manusia yang disesuaikan dengan kebutuhan dan estetika manusia itu sendiri .
Contohnya : suatu perusahaan memproduksi gula yang sengaja dibuat untuk penderita diabetes yang aman untuk dikonsumsi
3. Line extension
sebuah strategi yang mengenalkan sebuah produk baru melalui atau dibawah naungan suatu produk yang memiliki merek atau brand yang telah ada sebelumnya dengan tujuan untuk meningkatkan segmentasi pasar.
Contohnya : PT ISM bogasari memproduksi tepung terigu merk segitiga emas padahal sebelumnya mereka sudah memproduksi merk segitiga biru
4.Clones atau Competitive Entry Products
Membuat produk yang sama dengan produk yang sudah ada tapi tidak dilakukan penambahan nilai untuk konsumen
Contoh :
5.Equity Transfer Products
produk yang muncul dari proses pengalihan nilai satu produk / layanan lain di bawah merek yang sama, apakah produk dalam kategori yang sama atau tidak.
Contohnya :
6. Convertion Items
Perubahan dari suatu sistem produksi yang ada dalam suatu perusahaan dimana perusahaan memproduksi suatu produk untuk mengganti produk yang lain
Contohnya : suatu perusahaan yang dulunya menghasilkan produk berupa coklat dalam bentuk pasta tapi sekarang sudah berubah menghasilkan produk dalam bentuk padat
7. Temporary items
produk yang ada pada waktu tertentu, tapi akan hilang jika suatu event atau peristiwa telah berakhir dan biasanya produknya hanya itu-itu saja.
Contohnya : ketupat yang dibuat hanya pada hari raya Lebaran
8. Reformation of Existing Products
Perubahan yang terjadi pada produk yang sudah ada baik bentuk, ukuran, ataupun rasa.
Contohnya :
Jumat, 05 November 2010
REKOMENDASI PVMBG

REKOMENDASI PVMBG 5 NOVEMBER 2010 .
Sehubungan masih tingginya aktivitas vulkanik G. Merapi dan status masih ditetapkan
pada level Awas, maka direkomendasikan sebagai berikut:
1. Agar dilakukan penyelidikan abu gunungapi yang dapat berpotensi mengganggu jalur
penerbangan dari dan ke Lapangan Udara Internasional Adisucipto di Yogyakarta.
2. Tidak ada aktivitas penduduk di daerah rawan bencana III, khususnya yang bermukim
di sekitar alur sungai (ancaman bahaya awanpanas dan lahar) yang berhulu di G.Merapi sektor Tenggara, Selatan, Barat Daya, Barat dan Baratlaut dalam jarak 20 km dari puncak G. Merapi meliputi, K. Woro, K. Gendol, K. Kuning, K. Boyong, K.Bedog, K. Krasak, K. Bebeng, K. Sat, K. Lamat, K. Senowo, K. Trising, dan K. Apu.
Adapun daerah yang direkomendasikan untuk dievakuasi adalah sebagai berikut :
a. Wilayah Kabupaten Sleman:
1)Glagaharjo (semua dusun)
2)Kepuharjo (semua dusun)
3)Umbulharjo (semua dusun)
4)Hargobinangun (Kaliurang Timur, Kaliurang Barat, Boyong, Ngipikasri,
Banteng, Sumberan, Sambi)
5)Pakembinangun (Sambi, Padokan, Duwetsari)
6)Purwobinangun (semua dusun)
7)Girikerto (Ngandong, Nganggring, Keloposawit, Kemiri Kebo, Sukorejo,
Pancal).
8)Wonokerto (Tunggularum, Gondoarum, Sempu, Balerante)
b. Wilayah Kabupaten Magelang:
1)Kaliurang (semua dusun)
2)Kemiren (semua dusun)
3)Kamongan (semua dusun)
4)Nglumut (semua dusun)
5)Ngablak (semua dusun)
6)Ngargosoka (semua dusun)
7)Srumbung (Ngepos, Cabe Kidul, Cabe Lor)
8)Mranggen (Kalisari, Salamsari, Grogolsari, Mranggensari,
Rejosari)
9)Tegalrandu (Pule, Jengkol, Tegalrandu, Losari, Ngelo)
10)Keningar (semua Dusun)
11)Ngargomulyo (semua dusun)
12)Kalibening (semua dusun)
13)Sumber (semua dusun)
14)Krinjing (semua dusun)
15)Mangunsoko (semua dusun)
16)Paten (semua dusun)
17)Sengi (semua dusun)
c. Wilayah Kabupaten Boyolali:
1)Tlogolele (semua dusun)
2)Jrakah (semua dusun)
3)Klakah (semua dusun)
d. Wilayah Kabupaten Klaten:
1)Tegalmulyo (semua dusun)
2)Sidorejo (semua dusun)
3)Balerante (semua dusun)
4)Kendalsari (semua dusun)
3. Masyarakat di sekitar G. Merapi agar senantiasa mengikuti arahan dari Pemerintah Kabupaten setempat dalam upaya penyelamatan diri dari ancaman bahaya erupsi G.
Merapi.
4. Untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya kawasan landaan awanpanas, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi senantiasa berkoordinasi dengan
Pemerintah Daerah setempat.
5. Masyarakat diminta tidak panik dan terpengaruh dengan isu yang beredar mengatasnamakan instansi tertentu mengenai aktivitas G. Merapi dan tetap mengikuti
arahan dari pemerintah daerah setempat yang selalu berkoordinasi dengan Pusat
Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.
(PVMBG)
Langganan:
Komentar (Atom)