Kamis, 06 April 2017

Apa Itu Strategi?






Kata "strategi" adalah turunan dari kata dalam bahasa Yunani, stratēgos. Stratēgos dapat diterjemahkan sebagai “komandan militer” pada zaman demokrasi Athena. Pada awalnya kata “strategi” memang hanya dipergunakan di kalangan militer, tetapi kemudian penggunaannya berkembang ke berbagai bidang nonmiliter. Saat ini, kita mengenal istilah seperti: strategi bisnis, strategi pemasaran, strategi perdagangan, dan lain-lain.


Secara sederhana, strategi dapat diartikan sebagai pendekatan secara keseluruhan, yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, perencanaan, dan eksekusi sebuah aktivitas, dalam kurun waktu tertentu. Di dalam strategi yang baik terdapat koordinasi tim kerja, memiliki tema, dan mengidentifikasi faktor-faktor pendukung. Semua hal itu harus sesuai dengan prinsip-prinsip pelaksanaan gagasan yang bersifat rasional, efisien dalam pendanaan, dan memiliki taktik, untuk mencapai tujuan secara efektif.

Belajar Dari Sang Pendiri Facebook





Poin Sukses dari Mark Zuckerberg Yang Bisa Anda Tiru
Miliarder muda pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, merupakan pengusaha yang sangat populer. Di usianya yang belum mencapai 30 tahun, ia menjadi salah satu orang terkaya di dunia, Mark dikenal sebagai konglomerat yang menerapkan kesederhanaan dalam gaya hidup. Misalnya dari gaya Mark berpakaian, ia hampir setiap saat memakai pakaian santai mengenakan kaos abu-abu.
Banyak orang yang menjadikan Mark Zuckerberg sebagai inspirasi untuk menjadi pengusaha sukses. Nah apa sajakah poin-poin agar Anda menjadi pengusaha sukses yang dapat dipelajari dari Mark? Berikut ulasannya:


Minggu, 19 Maret 2017

☆ ATTITUDE ADALAH SEGALANYA ☆









Dua belas tahun lalu, seorang wanita pergi kuliah di Prancis. Dia perhatikan, bahwa sistem transportasi di sana menggunakan sistem otomatis, artinya anda beli tiket sesuai dengan tujuan melalui mesin.
Setiap perhentian kendaraan umum pakai cara "self-service" dan jarang sekali diperiksa petugas. Bahkan pemeriksa insidentil oleh petugas pun hampir tidak ada.
Akhirnya lama kelamaan dia temukan kelemahan sistem ini dan dengan kelihaiannya dia bisa naik transportasi umum tanpa harus beli tiket dan dia perhitungkan kemungkinan tertangkap petugas karena tidak beli tiket sangat kecil.
Sejak itu, dia selalu naik kendaraan umum dengan tidak membayar tiket. Dia bahkan merasa bangga, atas kepintarannya tersebut
Dia berpendapat dalam hati, karena dia anggap dirinya adalah murid miskin dan kalo bisa irit ya irit.
Namun, dia tidak sadar dia sedang melakukan kesalahan fatal yang akan mempengaruhi karirnya kelak.
Empat tahun berlalu dan dia tamat dari fakultas yang ternama dengan angka yang sangat bagus. Hal ini membuat dirinya penuh percaya diri. Lalu dia mulai mengajukan aplikasi kerja di beberapa perusahan ternama di Paris dengan pengharapan besar untuk diterima. Pada mulanya, semua perusahan ini menyambut dia dengan hangat. Tapi berapa hari kemudian, semuanya menolaknya dengan berbagai alasan.
Hal ini terus terjadi berulang kali, sampai membuat dia merasa tidak terima dan sangat marah. Bahkan dia mulai menganggap perusahan-perusahan ini rasis, karena tidak mau menerima warga negara asing.
Akhirnya, karena penasaran dia memaksa masuk ke departemen tenaga kerja, untuk bertemu dengan managernya. Dia ingin tahu alasan apa perusahan-perusahaan tersebut menolaknya. Ternyata, penjelasan yg didapat diluar perkiraannya.
Berikut adalah dialog mereka:
Manager:
Nona, kami tidak rasis. Sebaliknya kami sangat mementingkan anda. Pada saat anda mengajukan aplikasi pekerjaan di perusahan, kami sangat terkesan dengan nilai akademis dan pencapaian anda.
Sesungguhnya, berdasarkan kemampuan, anda sebenarnya adalah golongan pekerja yang kami cari-cari.