Senin, 05 September 2011

AL qiyadah Wal jundiyah





Kewajiban Beramal Jama’i

Pada dasarnya setiap muslim wajib berusaha mewujudkan daulah islamiyah alamiyah atau
khilafah islamiyah (suatu Negara islam internasional). Tujuan ini tidak akan tercapai jika tidak
mempunyai struktur yang rapi dan kuat. Dan juga tak bisa dilakukan perseorangan atau segelintir
orang saja. Maka disinilah peran adanya jam’ah melalui amal jama’i. Misalnya ikhwanul
musliminyang ingin mengembalikan daulah islamiyah dan menerapkan hukum Allah di muka
bumi. Jamaah ini tak hanya dibatasi di mesir saja tapi juga di seluruh dunia karena islam itu dien
ditujukan untuk seluruh umat manusia.

Jamah harus mempunyai manhaj, pemimpin dan anggota
Suatu organisasi atau bangsa akan berhasil jika pergerakannya dilakukan dengan manhaj tsb dan
akan terus berusaha mencapai tujuan denga taat kepada pemimpin. Suatu jamaah nggak mungkin
bergerak tanpa adanya pemimpin dalam hal mengontrol, nmenentukan tujuan dan kebijakan
karena pemimpin dalam hal ini dapat berfungsi selain yang disebutkan sebelumnya juga berperan
sebagai penengan dalam perselisihan yang terjadi dalam jama’ah.

Pemimpin
Pimpinan dalam suatu jamaah ibarat kepala bagi tubuh yang berperan sebagai sumber informasi,
sebagai orang yang berfikir dan mengkaji seluruh masalah yang ada dan memberikan
solusinya.Pemimpin yang mempunayi kekuatan yang priam akan sangat menentukan jama’ah
yang ada akan tetapi sebaliknya jamaah akan kesulitan dalam mencapai tujuannya jika seorang
pemimpin kurang cakap dalam memanagement jamaahnya.Hal yang harus diperhatikan dalam
memilih pemimpin adalah hindarilah adanya pilih kasih dalm memilih seorang pemimpin serta
jangan memilih pemimpin yang ambisius dan sangat berhasrat untuk mendapatkan posisi tsb
karena pemimpin dalam hal ini bebrbeda dengan pemimpin di keduniawian.
Hasan al Bana pernah mengatakan bahwa kedudukan pemimpi dalam ikhwanul muslimin adalah
sebagai ayah dalam ibarat ikatan hati dan sebagia guru dalam menagajarkan ilmu yang
bermanfaat, sebagai syekh dalam mengajarkan pendidikan ruhani dan sebagai pimpinan dalam
mengendalikan policy dalam dakwah. Dengan dakwah kita dapat memadukan semua hal tsb.

Keanggotaan
Pada dasarnya setiap muslim adalah satu angkatan bergerak dan berjuang bersama untuk islam
dalam mewujudkan daulah islamiyah dengan berpegang Kitabullah dan Sunaturrasul.pada masa
Rasulullah telah membentuk generasi muslim dg ajaran Al Quran pertama, dan ternyata inilah
pondasi utama yang kuat yangakan menentukan tingkatan selanjutnya. Imam hasan Al bana telah
menerapkan manhaj dan uslub ini dengan mempersiapkan anggota jamaah secara tajarud
(berangsur2) yaitu dengan tahap pengenalan (ta’arif), tahap pembentukan (takwin), dan tahap
pemahaman (tanfiz). Dan juga dilengkapi dengan syarat dan ciri2nya.
Dimana ciri2nya adalah akidahnya lurus, ibadahnya benar, berakhlak mulia, berpikiran cerdas,
bijak, berbadan sehat, dan kuat, sertya berguna bagi manusia, disiplin dalam segala hal, dapat
menjaga waktunya, bermujahadatun nafs, dan memiliki asasi seorang pejuang muslim. Selain itu
juga ada ada bentuk sumpah setia, kewajiban yang harus dilaksanakan dalam menggariskan 10
rukun bai’ah.dan juga ada 10 wasiat serta latihan2nya.
Semua ini penting karena dengan pemimpin yang superkuat sekalipun jika jamaahnya lemah
maka program2 besar niscaya akan sulit untuk dijalankan.

Amanah dan tanggung jawab pemimpin
Pada dasarnya manusia diciptakan di muka bumi ini adalah sebagai pemimpin. Dan seorang
pemimpin dalam suatu jamaah mempunyai amanah yang sangat besar dan dibebani pula
tanggung jawab yang besar. Semakin banyak jamaah maka semakin besar pula tanggung jawab
yang dipikulnya apalgi akan lebig besar pula hal yang akan dipertanggungjawabkan kepada
Allah SWT terhadap apa yang telah dipimpinnya.

Beban amanah dan tanggung jawab seorang pemimpin ini akan menjadi semkain berat akan
tergantung dari hal-hal sbb:
1. besar tidaknya tujuan dari suatu jamaah dimana jamaah ini mempunyai tujuan yaitu
mewujudkan daulah islamiyah.
2. Tergantung luasnya daerah yang dipimpinnya.
3. Tergantung banyaknya jumlah anggota yang ada pada jamaah tersebut diman semakin
banyak jamaah akan semakin berat amanh dan tanggung jawabnya.
4. Karena pemimpinlah yang memberikan arahan dan program2 terhadapa jalan dakwah ke
depan.serat juga pemimpinlah yang mengatut dan mengalokasikan waktu, tenaga ,
pikiran dan harta untuk pergerakan dakwah kedepan.
5. Tergantung dari produktivitas yang dilakukan oleh jamaah tersebut.
6. Amanah akan semakin berat jika masalah yang ada di dunia ini semakin kompleks, saling
berkait dan harus segera ditangani.
7. Amanah juga akan semakin berat jika seluruh umat muslim menaruh harapan meletakkan
cita2 umat kepadanya.
8. Amanah juga akan semakin berat jika semakin panjangnya jalan dakwah yang harus
dilalui serta banyaknya rintangan, onak duri dan hambatan yang harus dilalui.
9. Amanah juga akan semakin berat jika karakter tahap dakwah yang sedang dilaluinya serta
ditambah banyaknya ancaman yang harus dihadapi silih berganti.
Maka dari itu semakin kita tahu besarnya amanah seorang pemimpin maka sebaiknya para
anggota dan pemimpin dapat menyadari semua itu dan dapat menyiapkan diri secara matang
pada sat ia akan menerimanya.

Hal yang membantu terlaksananya tugas pemimpin
1. Ikhlas karena Allah semata serta selalau jujur dan benar kepadaNya. Karena jujur dan
ikhlas merupakan kunci dari pertolongan dan taufik dari Allah SWT.
2. Peka terhadap penjagaan dan pengawasan dari Allah SWT yang terus menerus terhadap
seluruh waktu dan amal usahanya.
3. Memohon pertolongan dan perlindungan Allah dalam segala kegiatan dan aktivitasnya.
4. Pemimpin harus memiliki tanggung jawab yang besar yang dapat mendorongnya untuk
selalu menjaga diri dan dalam memegang amanahnya.
5. Pemimpin harus mempunyai perhatian khusus terhadap pendidikan atau tarbiyah,
menyiapkan kader dan calon pengganti.
6. Terjadinya rasa kasih sayang dan ukhuwah islamiyah yang mantap diantara jamaah,
khususnya anggota dan pemipin.
7. Pimpinan harus benar2 merencanakan program yang tepat, menentukan tujuan, tahapan,
cara, sarana dan persiapan2 sesuai dengan kemampuan.
8. Para pimpinan tingkat cabang atau daerah dan setiap anggota jamaah harus mampu
merasakan bagaimana beratnya amanah dan tanggung awab pimpinan pusat dalam
menjalankan kewajibannya.
9. Pemimpin harus memiliki cita2 dan tekad juang.

3 faktor keberhasilan Hasan al Bana
· Dakwah ini merupakan kekuatan dakwah Allah yang paling tinggi dan mulia
· Tujuannya murni dan terbebas dari tujuan kotor dan kepentingan pribadi
· Ketergantungan dakwah ini hanyalah pada pertolongan Allah

Pesan Hasan Al Bana:
Pada intinya jamah ikhwan akan kalah bukan karena sedikitnya jumlah kalian, banyaknya jumlah
musuh, kurang lengkap dan canggihnya peralatan kalian bahkan jika seluruh isi bumi berkumpul
dan menentang kalian, kalian tidak akan kalah kecuali ttg apa yang telah ditentukan oleh Allah
untuk kalian. Tetapi kalian akan hancur jika hati2 kalian rusak.
Akhlak dan sifat2 yang harus dimiliki oleh pemimpin
· Senantiasa mengharapkan akhirat dengan ikhlas karena Allah smata
· Mempunyai daya ingat yang kuat, bijak, cerdas, dan berpengalaman luas serta mamapu
menganalisis permasalahan yang ada
· Berperangai santun, penyayang
· Bersifat lemah lembut
· Berani dan sportif, tidak pengecut dan membabi buta shg membahayakan jamaah
· ShidiQ, benar dalam berkata, sikap, dan perbuatan
· Tawadhu, merendahkan diri dan tidak membanggakan diri kepada manusia( Asy Syuara
215), tawadhu juga bisa berarti tunduk dan mematuhi Haq
· Memaafkan, menahan amarah, dan bersikap ihsan.
· Menepati janji dan sumpah setia
· Sabar, karena jalan dakwah sangat panjang dan tidak ringan maka dari itu kesabaran akan
sangat membantu dalam pergerakan dakwah ini
· Iffah dan Kiram, sifat yang melambangkan kesucian jiwa dan tidak mudah tunduk
terhadap hawa nafsu yang cenderung mengotori jiwa
· Wara dan Zuhud, dua sifat yang dapat menjauhkan dari peroalku syubhat dan
meninggalkan hal hal yang tidak mengandung dosa karena takut terjebak ke dalam dosa
· Adil dan jujur, termasuk kepada diri sendiri serta pemimpin mau mengaku kesalahannya
sendiri.
· Tidak mengungkit2 dan menyombongkan diri
· Memelihara hal2 yang dimuliakan oleh Allah SWT. Pemimpin dalam suatu jamaah harus
mampu mengawasi dan penjaga yang selalu awas.
· Berlapang dada dan tidak melayani pengumpat dan pengadu domba.tekad bulat, tawakal,
dan yakin.
· Sederhana dalam segala hal, karena dengan bersifat sederhana dapat menghindarkan
bahaya dan penyelewengan bahan dapat memupuk kesatuan shaff
· Bertahan dalam kebenaran dengan teguh dan pantang mundur
· Menjauhi sikap pesimis dan over estimate, karena sifat pesimis dapat melemahkan
jamaah dan juag Allah tidak akan meminta hasil yang didadapat akan tetapai proses.
Begitu pula sifat over estimate sangat tidak pantas dimilki oleh mukmin karena akan
mengakibatkan keputus asaan yang besar jika ternyata mengalami kegagagalan.

Tabiat gerakan dan medannya
Sehubungan dengan tabiat dan gerakannya, seorang pemimpin jamaah harus memperhatikan
hal2 sbb:
1. Harus beriltizam dengan tujuan berdirinya jamaah ayitu tegaknay Dien Allah di muka
bumi dengan daulah Islamiyah.
2. Memelihara keuniversalan tujuan dan medan gerakandengan seluruh konsekuensinya
tanpa melupakan salah satu aspeknya.
3. Perlu menjaga tabiat tahapan dakwah Islamiyah dengan segala tuntutannya.

original by : 
ferry pratama ( ferry.pratama@gmail.com)



Minggu, 07 Agustus 2011

AMAL BAIK "DIBAWAH SEMANGKUK NASI PUTIH"





Pada sebuah senja dua puluh tahun yang lalu, terdapat seorang pemuda yang kelihatannya seperti seorang mahasiswa berjalan mondar mandir di depan sebuah rumah makan cepat saji di kota metropolitan, menunggu sampai tamu direstoran sudah agak sepi, dengan sifat yang segan dan malu-malu dia masuk kedalam restoran tersebut.

"Tolong sajikan saya semangkuk nasi putih."

Dengan kepala menunduk pemuda ini berkata kepada pemilik rumah makan. Sepasang suami istri muda pemilik rumah makan, memperhatikan pemuda ini hanya meminta semangkuk nasi putih dan tidak memesan lauk apapun, lalu menghidangkan semangkuk penuh nasi putih untuknya.

Ketika pemuda ini menerima nasi putih dan sedang membayar berkata dengan pelan :

"dapatkah menyiram sedikit kuah sayur diatas nasi saya."

Istri pemilik rumah berkata sambil tersenyum :

"Ambil saja apa yang engkau suka, tidak perlu bayar !"

Sebelum habis makan, pemuda ini berpikir : "kuah sayur gratis."

Lalu memesan semangkuk lagi nasi putih.

"Semangkuk tidak cukup anak muda, kali ini saya akan berikan lebih banyak lagi nasinya."
Dengan tersenyum ramah pemilik rumah makan berkata kepada pemuda ini.

"Bukan, saya akan membawa pulang, besok akan membawa ke sekolah sebagaimakan siang saya !"

Mendengar perkataan pemuda ini, pemilik rumah makan berpikir pemuda ini tentu dari keluarga miskin di luar kota, demi menuntut ilmu datang ke kota, mencari uang sendiri untuk sekolah, kesulitan dalam keuangan itu sudah pasti.

Berpikir sampai disitu pemilik rumah makan lalu menaruh sepotong daging dan sebutir telur disembunyikan dibawah nasi, kemudian membungkus nasi tersebut sepintas terlihat hanya sebungkus nasi putih saja dan memberikan kepada pemuda ini.

Melihat perbuatannya, istrinya mengetahui suaminya sedang membantu pemuda ini, hanya dia tidak mengerti, kenapa daging dan telur disembunyikan di bawah nasi ?

Suaminya kemudian membisik kepadanya :


"Jika pemuda ini melihat kita menaruh lauk di nasinya dia tentu akan merasa bahwa kita bersedekah kepadanya, harga dirinya pasti akan tersinggung lain kali dia tidak akan datang lagi, jika dia ke tempat lain hanya membeli semangkuk nasi putih, mana ada gizi untuk bersekolah."

"Engkau sungguh baik hati, sudah menolong orang masih menjaga harga dirinya."


"Jika saya tidak baik, apakah engkau akan menjadi istriku ?"

Sepasang suami istri muda ini merasa gembira dapat membantu orang lain.

"Terima kasih, saya sudah selesai makan." Pemuda ini pamit kepada mereka.

Ketika dia mengambil bungkusan nasinya, dia membalikan badan melihat dengan pandangan mata berterima kasih kepada mereka.

"Besok singgah lagi, engkau harus tetap bersemangat !"

katanya sambil melambaikan tangan, dalam perkataannya bermaksud mengundang pemuda ini besok jangan segan-segan datang lagi.

Sepasang mata pemuda ini berkaca-kaca terharu, mulai saat itu setiap sore pemuda ini singgah ke rumah makan mereka, sama seperti biasa setiap hari hanya memakan semangkuk nasi putih dan membawa pulang sebungkus untuk bekal keesokan hari.

Sudah pasti nasi yang dibawa pulang setiap hari terdapat lauk berbeda yang tersembunyi setiap hari, sampai pemuda ini tamat, selama 20 tahun pemuda ini tidak pernah muncul lagi.

Pada suatu hari, ketika suami ini sudah berumur 50 tahun lebih, pemerintah melayangkan sebuah surat bahwa rumah makan mereka harus digusur, tiba-tiba kehilangan mata pencaharian dan mengingat anak mereka yang disekolahkan di luar negeri yang perlu biaya setiap bulan membuat suami istri ini berpelukan menangis dengan panik.

Pada saat ini masuk seorang pemuda yang memakai pakaian bermerek kelihatannya seperti direktur dari kantor bonafid.

"Apa kabar?, saya adalah wakil direktur dari sebuah perusahaan, saya diperintah oleh direktur kami mengundang kalian membuka kantin di perusahaan kami, perusahaan kami telah menyediakan semuanya kalian hanya perlu membawa koki dan keahlian kalian kesana, keuntungannya akan dibagi 2 dengan perusahaan."

"Siapakah direktur diperusahaan kamu ?, mengapa begitu baik terhadap kami? saya tidak ingat mengenal seorang yang begitu mulia !" sepasang suami istri ini berkata dengan terheran.


"Kalian adalah penolong dan kawan baik direktur kami, direktur kami paling suka makan telur dan dendeng buatan kalian, hanya itu yang saya tahu, yang lain setelah kalian bertemu dengannya dapat bertanya kepadanya."

Akhirnya, pemuda yang hanya memakan semangkuk nasi putih ini muncul, setelah bersusah payah selama 20 tahun akhirnya pemuda ini dapat membangun kerajaaan bisnisnya dan sekarang menjadi seorang direktur yang sukses untuk kerajaan bisnisnya.

Dia merasa kesuksesan pada saat ini adalah berkat bantuan sepasang suami istri ini, jika mereka tidak membantunya dia tidak mungkin akan dapat menyelesaikan kuliahnya dan menjadi sesukses sekarang.

Setelah berbincang-bincang, suami istri ini pamit hendak meninggalkan kantornya. Pemuda ini berdiri dari kursi direkturnya dan dengan membungkuk dalam-dalam berkata kepada mereka :"bersemangat ya ! dikemudian hari perusahaan tergantung kepada kalian, sampai bertemu besok !"

Kebaikan hati dan balas budi selamanya dalam kehidupan manusia adalah suatu perbuatan indah dan yang paling mengharukan.

TERHARU?, ayo mulai jangan sungkan untuk berbuat baik hari ini...
Apa yang akan terjadi besok, kita tidak pernah tahu!

Sumber : Kisah2 Teladan.

info lomba

ayo rekan rekan gadjahmada
yang hobi menulis karya ilmiah

tujukkan kreasi mu
sebagai bukti
kebrjayaan di pimnas tahun ini

buktikan
ADHIKARTA KERTAWIJAYA layak menjadi milik gadjah mada