Sabtu, 16 Oktober 2010

KenaPA DIET SELALU GAGAL ???

Semua orang yang merasa kelebihan berat badan, pasti sudah akrab dengan apa yang namanya diet. Tetapi, mengertikah Anda apa yang dimaksud dengan diet itu? Dan bagaimanakah diet yang benar itu?
Pengertian diet sesungguhnya adalah "pola makan" yang berarti mengatur pola makan kita untuk menjadi lebih sehat. Tetapi yang sering kita lihat adalah, diet diartikan sebagai mengurangi jatah makan dan menahan lapar yang seringkali dipercaya akan menurunkan berat badan. Tetapi kenyataannya yang terjadi adalah, jika Anda mengurangi makan Anda hingga hanya 1 atau 2 kali sehari dengan porsi yang sangat kecil, memang berat Anda akan berkurang dalam jangka 1 -3 minggu, tetapi tahukah Anda apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh Anda?

Perlu juga Anda ketahui bahwa ketika Anda "diet ketat" dengan mengurangi makan secara berlebih dan menahan lapar, berat yang hilang dari tubuh Anda adalah 50% lemak dan 50% otot. Hal ini terjadi karena lemak merupakan cadangan makanan tubuh yang akan tetap disimpan oleh tubuh untuk bertahan hidup. Ketika tubuh kita kelaparan, tubuh kita dihadapkan pada pilihan untuk membakar lemak atau otot. Karena lemak merupakan cadangan energi yang paling utama untuk bertahan hidup, maka yang dibakar adalah otot dan kemudian lemak. Tetapi ketika Anda menghentikan diet dan memperoleh berat Anda kembali, yang Anda dapatkan adalah 100% lemak! Kemana otot Anda? Tentu saja hilang, dan harus diperoleh lagi dengan latihan yang keras. Oleh karena itu hal ini sangat merugikan kita.

Terlebih lagi ketika Anda menghindari sarapan, tidak makan pagi lalu ditambah dengan olahraga pagi, yang membuat Anda yakin akan menurunkan berat badan Anda. Benarkah yang demikian? Belum tentu. Ketika Anda tidak sarapan dan berolah raga, tubuh Anda kelaparan sewaktu Anda berolah raga. Konsekuensinya, Anda cenderung makan terlalu kenyang ketika waktu makan tiba. Untuk mengoptimalkan kesehatan, kita perlu sarapan untuk membagi jatah makan kita dalam sehari. Tetapi jangan makan 2-3 jam sebelum waktu tidur. Hal ini sudah jelas karena di saat kita tidur, tubuh kita tumbuh, berkembang, memperbaiki dan menyimpan tenaga. Metabolisme tubuh melambat ketika kita sedang tidur, dan makanan yang belum tercerna ke dalam tubuh akan disimpan untuk keperluan mendatang. Disimpan, yang berarti akan menjadi lemak, tentunya hal ini sangat tidak diinginkan. Jika Anda menghindari makan 2 - 3 jam sebelum tidur, Anda akan memberi tubuh Anda cukup waktu untuk mencerna makanan. Dengan begitu, ketika Anda tidur, Anda tidak akan menyimpan kalori yang bisa disimpan menjadi lemak.

Hal diatas membahas tentang kebiasaan diet yang salah. Tetapi tahukah Anda bahwa hanya dengan mengubah cara makan bisa mengurangi jumlah makanan berlebih yang seharusnya tidak Anda makan? Ya benar. Anda perlu makan dalam jumlah yang cukup, tidak kurang dan tidak lebih. Makan kurang atau berlebih membuat Anda gemuk. Tetapi bagaimanakah mengetahui jumlah makan yang cukup? Apakah jumlah yang cukup untuk Anda makan adalah porsi yang biasa Anda makan sehari-hari? Belum tentu demikian.

Untuk mengetahui porsi makan Anda yang sesungguhnya, cobalah untuk makan secara perlahan. Maksudnya perlambat proses makan Anda. Jika biasanya mampu menghabiskan 1 porsi mie pangsit atau nasi goreng dalam waktu 5 menit buatlah menjadi 20 menit atau bahkan lebih jika Anda bisa. Mengapa? Tahukah Anda bahwa tubuh memerlukan waktu 20 menit untuk memberitahu otak kalau kita sudah kenyang? Dengan memperlambat makan, kita bisa mencegah kekenyangan atau makan berlebih, hanya dengan memperlambat waktu makan.

Ketika Anda memikirkan diet yang sehat, saya tahu apa yang ada dipikiran Anda. Pasti banyak dari Anda yang memikirkan makanan yang serba tidak enak, tidak berasa, tidak boleh digoreng, harus direbus dan sebagainya. Mari kita ubah persepsi Anda. Saya tidak bilang Anda tidak boleh makan lemak atau nasi sama sekali. Jika Anda tidak mengkonsumsi lemak, maka tubuh Anda akan sakit, karena lemak berfungsi untuk melarutkan vitamin A,D,E,K yang berguna bagi tubuh. Tetapi, lemak yang Anda konsumsi harus lemak yang sehat. Bagaimanakah lemak yang sehat itu? Gampang saja, lemak yang sehat adalah lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda, atau yang biasa disebut monounsaturated fat dan polyunsaturated fat.

Darimanakah kita mendapat lemak sehat? Lemak yang sehat terdapat pada : extra virgin olive oil, hazelnut, almond, apokat, mente dan lain-lain. Jika Anda mengganti minyak goreng Anda dengan extra virgin olive oil (minyak zaitun murni), maka Anda memasak dengan minyak sehat. Khawatir rasanya akan berubah menjadi tidak enak? Tenang saja. Olive oil atau minyak zaitun sama persis dengan minyak goreng lain yang berbahan kelapa sawit, hanya jauh lebih sehat.

Lalu, bagaimanakah makanan yang harus Anda makan? Saya beri tips yang simpel untuk hal ini. Makanlah makanan yang menyerupai bentuk aslinya di alam. Jangan makan makanan olahan, terlebih lagi hindari atau kurangi makanan yang mempunyai label makanan atau kalengan. Kenapa? Karena di dalam makanan olahan, banyak terdapat pemanis buatan, dan zat-zat yang berguna untuk memperpanjang ketahanan suatu produk. Sebut saja jika di dalam makanan kaleng terdapat tulisan fat free, Anda pasti berpikir bahwa makanan tersebut sehat, tetapi di dalam ingredients atau daftar isi terdapat tulisan high fructose corn syrup, bahan inilah yang berbahaya dan membuat Anda menjadi gemuk, high fructose corn syrup adalah gula super, yang mampu membuat gula darah Anda naik sedemikian cepatnya dan jika tidak terpakai akan menambah jumlah lemak Anda. Kelihatan ironis bukan? Tulisan fat free jelas-jelas bukan jaminan untuk memutuskan bahwa suatu produk itu sehat. Terdapat banyak komposisi tersembunyi yang tidak jelas dampaknya untuk tubuh kita. Asal Anda tahu saja, gula mempunyai berbagai macam nama, seperti fruktosa, glukosa, maltosa, dan sukrosa.

Jadi bagaimanakan seharusnya Anda diet? Berberapa poin berikut dapat membantu menurunkan berat badan Anda tanpa kelaparan.
• Jangan hindari sarapan dan makanlah setiap 3 - 4 jam sekali untuk menyeimbangkan kadar gula dalam darah
• Hindari makan 2-3 jam sebelum tidur
• Makanlah secara perlahan dan nikmati setiap suap makanan Anda
• Bergeraklah sesudah makan, jalan-jalan atau melakukan suatu kegiatan setelah makan menghindari makanan tersimpan menjadi lemak
• Makanlah makanan yang sehat, lemak yang sehat dalam jumlah yang cukup, tidak kurang dan tidak berlebih
• Makanlah makanan asli, bukan makanan olahan atau makanan kemasan
(Article by Hendra, source from Ultrametabolism by Mark Hyman, M.D.)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar